Perencanaan Karir Dimasa Depan

Daftar Tulisan


penyusunan rencana karir dimasa depan


perencanaan karir dimasa depan


Masih bingung menentukan menjadi pekerja atau pebisnis? Pikirkan abad tua dari sekarang.

Setiap orang jauh didalam hati kecilnya pasti ingin menjadi pebisnis dan tidak ingin menjadi karyawan. Yang jadi masalahnya sebelum menjadi pengusaha itu berbagai rintangan nya baik secara teknis, finansial maupun secara mental.


Misal secara teknis kita sudah mengusai keterampilan yang mampu menjadi pekerjaan acuan saja basuh mobil, secara finansial kita juga sudah mempunyai simpanan cukup untuk mendirikan usaha steam sendiri, namun jikalau secara mentalnya kita masih takut takut sudah dipastikan seseorang akan tetap memilih menjadi pekerja steam kendaraan beroda empat.


Alih alih simpanan untuk mengawali usaha sendiri malah habis terpakai untuk kebutuhan sehari hari.


Bekerja untuk menjadi usahawan


Tidak ada salahnya sebelum anda membuka usaha sendiri anda melakukan pekerjaan , tujuannya terperinci untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya ilmu serta mengasah pengalaman anda di bidang perjuangan sembari mengumpulkan uang untuk modal mendirikan usaha sendiri.


Menjadi pekerja anda mempunyai keunggulan mencicipi bagaimana si tekanan yang dihadapi dalam persaingan pekerjaan, bagaimana kemungkinan untung rugi itu dihadapi dan kesanggupan lain yang Cuma mampu anda dapatkan langsung dari proses melakukan pekerjaan .


Kelebihannya anda mampu penghasilan dan masih kondusif dari kemungkinan harus menanggung resiko gagal perjuangan, sebab anda masih bekerja bukan pemilik perjuangan.


Inilah kala tepat belajar bagi anda, pelajarilah yang perlu dipelajari sebisa dan sebanyak mungkin.


Ada saatnya harus berhenti bekerja dan memulai berdiri diatas kaki sendiri.


Jangan pernah sekali-kalipun berfikir untuk selamanya ingin menjadi pekerja, sebab puas dengan gaji besar tiap bulan, dan kondusif tanpa menimbang-nimbang kerugian.


Sebenarnya tidak apa apa bekerja dan tidak problem juga dengan pekerjaannya, selama anda masih bisa bekerja masih muda, masih sehat dan masih dibayar serta bayarannya masih cukup untuk berbelanja belanjaan istri serta membayar sekolah anak emang nggak dilema.


Jika terlalu tenteram dengan kalimat “Cukup Menjadi Karyawan”.


Yang jadi duduk perkara bagaimana jikalau suatu dikala anda telah tua, telah tidak kuat bekerja lagi, dan sudah sakit sakitan?


Apa anda masih bisa melakukan pekerjaan ? Apa anda masih bisa mendapatkan penghasilan? Uang Siapa yang mau digunakan untuk menghidupkan asap di dapur? Untuk melanjutkan pendidikan anak anda yang kian tahun kian bertambah besar.


Sedangkan penghasilan selama menjadi karyawan (contoh: steam kendaraan) hanya cukup untuk makan sehari hari dan biaya sekolah anak.


Nah untuk itu anda harus merencanakan segala sesuatu sebelum sesuatu itu menjadi tidak terkendali, rencanakan jauh jauh hari, sedini mungkin dan sebaik dan sesempuna yang anda bisa.


tanamkan dalam hati janji yang mengatakan, “suatu dikala aku berhenti dari pekerjaan ini, saya akan mendirikan perjuangan sendiri dan mengembangkan usaha yang saya punya lebih besr dari tempat aku melakukan pekerjaan saat ini”.


Rancang, sembari mempersiapkan bekal sebelum tiba saatnya berpamitan terhadap atasan anda.


Rencana Dalam Hati Tapi Jangan Menjadikan Anda Bekerja Setengah Hati.


Meski tertanam impian untuk berhenti melakukan pekerjaan suatu hari jangan lantas mengakibatkan anda bermalas malasan dalam melakukan pekerjaan , semangatlah pada tempat kerja anad, antusias dan riang dalam bekerja dan melakukan perintah atasan, buat orang-orang menggemari anda, buat atasan menjadikan anda orang kepercayaannya.


Bangun hubungan dan luaskan jangkauan


Teman teman dan relasi ialah aset yang tidak kalah berharga dari duit, pada saatnya mereka akan menjadi sesuatu yang anda perlukan, mampu selaku partner , mampu sebagai pesaing dan bahkan bisa menjadi karyawan anda.


Karena mereka ialah orang-orang yang sudah anda kenal lama pasti anda tau bagaimana sifat dan watak dan pekerjaan mereka kan.


pergi dengan punggung tegap dan sarat kebanggaan


5 sampai 10 tahun bekerja anda merasa cukup, anda memiliki bekal, niat, pertimbangan, modal dan persiapan silahkan ajukan permohonan pengunduran diri anda.


Buat siapa saja di daerah anda melakukan pekerjaan kagetdengan kepergian anda.


Pastikan orang orang tempat anda bekerja merasa kehilangan, dan ketika inilah dikala yang paling tepat untuk menunjukan bahwa anda telah menimbang-nimbang matang matang kepergian anda.

Buat biar kepergian anda tidak terhentikan.


Saatnya Berusaha


Jika sesudah berhenti dari pekerjaan anda anda menetapkan istirahat tidak persoalan, Istirahat beberapa bulan untuk menyegarkan otak.


Setelah merasa siap serang saatnya mulai bangkit usaha sesuai dengan cita-cita anda, kontak sobat sahabat dan relasi yang anda punya atau telah anda bidik dari lama, beri mereka tawaran anda merasa itu perlu, jika tidak juga tidak apa anda tetap bisa berkomunikasi dengan mereka sebagai guru, sahabat dan daerah mengajukan pertanyaan usulan.


Bagaimana jika gagal?


Hidup itu tidak akan rampung dengan satu atau dua kali kegagalan, ribuan kali gagalpun kita masih tetep hidup. Kalau gagal itu mematikan tidak mungkin aku mampu membuat tulisan ini wong saya pun berkali kali gagal, buktinya tetep hidup. Iyakan?


Yang selsai itu kalau anda gagal dan tidak ada niat melanjutkan, itu gres sejatinya yang dinamakan dengan kegagalan.


kembali ke Awal


yakin selama ada niat selalu ada jalan, kalaupun anda benar benar gagal dan hancur dan berada di posisi terendah dan tidak mungkin untuk jatuh lebih rendah lagi berarti itulah tanda, saatnya anda bangun dan akan dinaikan ke posisi lebih tinggi.


Percaya saja kalau gusti Allah itu punya jalan yang kita butuhkan hanya memintanya terus menerus hingga Dia (sang maha pemberi jalan) jenuh mendengarkan doa kita dan mau pertanda jalannya.


 


Sekian dulu ya tulisan nya ini, harap di ingat tulisan ini sekedar bermaksud motivasi anda, supaya memiliki planning era depan yang terang.

Saya tidak ada niat untuk menyesatkan, menjanjikan atau apapun itu.

Sepenuhnya keputusan dan resiko di tangan anda, Saya cuma berkewajiban membagikan pengetahuan aku, supaya yang saya tulis kali ini bermanfaat.

Sampai ketemu di goresan pena lainnya.


Comments

Popular posts from this blog

Easiest Way to Prepare Appetizing Chocolate chip cookie bars

Hakekat Suatu Masalah Matematika

Easiest Way to Cook Appetizing Dark Chocolate Chunk Cookies